Selasa, 19 Januari 2010

PERCOBAAN MEMBUAT PERISKOP SEDERHANA

PENDAHULUAN



Periskop merupakan alat yang digunakan untuk mengamati benda yang tidak dalam pandangan garis pengamat. Periskop biasanya digunakan pada kapal selam. Pengamat yang berada di kapal selam dapat melihat keadaan di permukaan laut. Periskop juga dapat digunakan untuk memperhatikan orang-orang dalam keramaian.
Periskop memiliki keterbatasan, yaitu panjang pipa. Untuk mengtasi keterbatasan ini, dapat digunakan system lensa relai.
Jenis periskop yang canggih, dilengkapi dengan berkas-berkas serat kaca. Serat ini akan merelai bayangan sepanjang tabung. Pada kedua ujung, berkas serat-serat kaca ini harus benar-benar sejajar. Disini tidak diperlukan lensa lerai. Keuntungan periskop serat kaca adalah keluwesannya, yaitu dapat dibengkok-bengkokkan, sehingga dapat digunakan untuk mengamati organ-organ dalam tubuh manusia, seperti jantung, lambung, saluran pencernaan, dan daerah-daerah tubuh lainnya.
Periskop sederhana terdiri atas sebuah tabung dan dua cermin yang membentuk sudut 450 terhadap sumbu tabung. Cermin yang digunakan pada periskop adalah dua buah cermin datar. Cermin ini disimpan miring dan diletakkan sejajar dengan ujung-ujung pipa. Bila perangkat cermin dilengkapi dengan lensa, periskop mirip dengan teleskop.
Dalam percobaan kali ini kami akan mencoba untuk membuat periskop sederhana. Diharapkan setelah percobaan ini kami dapat mengerti dan memahami cara pembuatan periskop sederhana dan cara kerjanya. Selain itu juaga kita dapat memahami penerapan sifat-sifat cahaya dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam penggunaan periskop.



PERCOBAAN MEMBUAT PERISKOP SEDERHANA


A.ALAT DAN BAHAN
Kaca atau cermin kecil
Pensil atau bolpein
Gunting kertas
Kotak karton yang tinggi
Karton ukuran 4cm x 5cm
Penggaris segitiga kecil


B.CARA KERJA
Gambarlah garis diagonal pada salah satu sisi kotak karton yang telah di buat dengan menggunakan segitiga.
Gunting sepanjang garis diagonal tersebut.
Balikkan kotak karton dan gambar garis diagonal yang sejajar dengan garis diagonal pada sisi tadi.
Masukkan cermin kedalam lubang yang telah dibuat
Buatlah bujur sangkar didepan cermin, lalu gunting.
Buatlah lubang pada bagian belakang kotak kira-kira sama dengan dasar cermin.
Periskop sederhana telah jadi dan siap untuk digunakan.

C. PERTANYAAN
Setelah melakukan percobaan diatas coba uraikan cara kerja periskop!
Sebutkan sifat-sifat cahaya yang dapat kamu ketahui setelah kamu melakukan percobaan diatas!
Sifat cahaya manakah yang sesuai dengan kerja periskop?
Manfaat apa yang dapat kamu ambil setelah melakukan percobaan ini?

D. PEMBAHASAN
1.Cara Kerja Periskop adalah:
Cahaya masuk dibagian depan kotak karton dan diterima oleh ceriman bagian atas.
Cermin tersebut kemudian mengirimkan cahaya yang diterima ke cermin ynag disimpan dibawah.
Cermin dibawah mengirimkan cahaya menuju mata kita.
Dengan begitu kita dapat melihat keadaan disekitar kita tanpa kita harus terlihat.

2.Sifat-Sifat cahaya:
Cahaya merambat lurus
Cahaya dapat menembus benda bening
Cahaya dapat dipantulkan
Cahaya dibiyaskan melalui dua zat yang berbeda
Cahaya putih terdiri dari berbagai warna

3.Sifat yang sesuai dengan kerja periskop adalah sifat:
Cahaya dapat menembus benda bening
Cahaya dapat dipantulkan

4.Manfaat yang dapat kita ambil setelah kita melakukan percobaan ini adalah:
Kita dapat mengetahui secara detail bagian-bagian dari periskop.
Kita dapat mengetahui cara pembutan periskop.
Kita dapat mengetahui cara kerja dari periskop.
Kita dapat mengetahui sifat-sifat cahaya yang digunakan untuk mebuat periskop.



KESIMPULAN


Setelah melakukan percobaan dapat disimpulkan beberapa hal, diantaranya yaitu:
Cahaya memang dapat menembus benda bening, contohnya kaca, yang digunakan didalam periskop, sehingga periskop dapat digunakan sesuai dengan kegunaannya.
Cahaya memang dapat dipantulkan, seperti dalam periskop cahaya dipantulkan dari cermin atas ke cermin bawah, sehingga orang yang didalam periskop dapat melihat sekelilingnya.
Ternyata mudah membuat periskop sederhana, kita dapat secara langsung menggunakan alat yang kita buat sendiri.
Cara kerja periskop sangat sederhana, yaitu: diawali dengan masuknya cahaya pada kotak di bagian depan dan diterima oleh cermin bagian atas. Cermin tersebut kemudian mengirimkan cahaya yang diterima ke cermin yang disimpan di bagian bawah. Selanjutnya, cermin dibawah ini mengirimkan cahaya menuju mata kita, sehingga kita dapat melihat disekeliling kita di dalam karton.


PERCOBAAN DI ATAS MENGANDUNG 3 ASPEK PEMBELAJARAN

A.ASPEK PSIKOMOTORIK
Keterampilan siswa dalam merancang alat untuk percobaan, seperti membuat kotak karton, dan bagian-bagian kecil lainnya, sehingga tecipta periskop sederhana.
Siswa mapu mengelaborasi antara sifat-sifat cahaya dan cara kerja periskop.
Menciptakan sence atau rasa keterkaitan siswa dalam melakukan penelitian atau percobaan atau pembuktian teori.

B.ASPEK KOGNITIF
Memperdalam pengetahuan megenai sifat-sifat cahaya dan penerapannya.
Mengatahui kebenaran teori yang menyatakan bahwa cahaya dapat menembus benda bening dan Cahaya dapat dipantulkan.
Menambah pengetahuan dari semua proses percobaan pembuatan periskop sederhana.
Menghilangkan keraguan mengenai teori sifat-sifat cahaya.

C.ASPEK AFEKTIF
Menumbuhkan minat siswa terhadap sikap ilmiah.
Menumbuhkan minat siswa terhadap penelitian.
Menumbuhkan rasa kepuasan atas hasil karya sendiri.

DAFTAR PUSTAKA



Sa’adah, Sumiati. 2006. SAINS Untuk Siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Kelas 5. Bandung: Titian Ilmu.

Tim Bina Karya Guru. 2004. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD Kelas VA. Jakarta: Erlangga.


Sudarmo, dkk. 1995. Ilmu Pengetahuan Alam 3 untuk Sekolah Dasar Kelas 5. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar